BAB
8
KARANGAN
ILMIAH
©
Karangan Ilmiah
Karangan
ilmiah biasa disebut dengan karya ilmiah, yaitu laporan tertulis dan
diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah
dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika
keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
©
Ciri-Ciri
Karangan Ilmiah
a. Menyajikan
fakta obyektif secara sistematis
b. Pernyataannya
cermat, tepat, tulus, dan benar, serta tidak memuat terkaan
c. Penulisnya
tidak mengejar keuntungan pribadi
d. Penyusunannya
dilaksanakan secara sistematis, konseptual, dan prosedural
e. Tidak
memuat pandangan-pandangan tanpa dukungan fakta
f. Tidak
emotif menonjolkan perasaan
g. Tidak
bersifat argumentatif, tetapi kesimpulannya terbentuk atas dasar fakta
h. Menggunakan
ragam bahasa indonesia resmi
©
Jenis-Jenis
Karangan Ilmiah:
a. Laporan
penelitian atau laporan praktikum
b. Makalah
seminar atau simposium
c. Artikel
jurnal
d. Skripsi
e. Makalah
yang biasa dibuat oleh mahasiswa untuk presentasi di dalam kelas
©
Skripsi
Skripsi
adalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata satu (S1), yaitu
Sarjana dalam ilmu tertentu.
Secara
umum, isinya hanya mendeskripsikan fenomena ilmu pengetahuan untuk menjawab
pertanyaan: Apa itu? Apa unsur-unsurnya? Mengapa terjadi? Apa manfaatnya?
Contoh:
Misalnya akan membahas mengenai prestasi belajar
siswa, maka pertanyaan yang dibahas adalah apakah prestasi belajar ? Apa
unsur-unsur pembentuk prestasi belajar ?? mengapa prestasi belajar siswa bisa
buruk ?? Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Umumnya, untuk skripsi, variabel penelitiannya 1 – 2.
Jika berbentuk penelitian deskriptif kualitatif maka variabel yang diteliti
biasanya satu. Sedangkan jika penelitiannya asosiatif, biasanya jumlah variabelnya
2 (1 independen dan 1 dependen).
©
Tesis
Kalimat
tesis adalah rumusan singkat gagasan sentral sebuah karangan. Kalimat tesis
merupkan ide sentral karangan yang disusun secara teknis.
Tesis
adalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata dua (S2), yaitu
Master.
Ciri-Ciri tesis yang
baik:
1.
Berisi gabungan rumusan topik dan tujuan
2.
Penekanan topik sebagai suatu
pengungkapan pikiran
3.
Pembatasan dan ketepatan rumusan
4.
Berupa kalimat lengkap terdapat subjek
dan predikat
5.
Menggunakan kata khusus dan denotatif
6.
Berupa pernyataan positif
7.
Dapat mengarahkan, mengembangkan, dan
mengendalikan penulisan
8.
Dapat diukur dan dibuktikan kebenarannya
Contoh:
·
Topik :
Komputerisasi manajemen perpustakaan
·
Tujuan :
Membuktikan bahwa komputerisasi manajemen perpustakaan dapat meningkatkan
kualitas layanan.
·
Tesis : Penggunaan komputer yang dilengkapi dengan
softwer yang tepat dapat meningkatkan
kualitas manajemen perpustakaan sehingga pelayanan kepada anggota dapat
ditingkatkan.
©
Disertasi
Disertasi
adalah tulisan ilmiah untuk mendapat gelar akademik strata tiga (S3), yaitu
Doktor.
Disertasi
berupaya menciptakan suatu teori baru dengan menguji hipotesis yang disusun
berdasarkan teori yang sudah ada.
Contoh:
Misal berdasarkan teori-teori kinerja SDM yang ada, mahasiswa merumuskan
hipotesis untuk menciptakan teori baru ilmu MSDM ini.
©
Karangan Semi Ilmiah (Populer)
Karangan
Semi Ilmiah (Populer) adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi
dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal, kata-katanya
teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya.
Karangan
Semi Ilmiah (Populer) adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi
dalam satu penulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya
mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis.
©
Jenis-Jenis
Karanga Semi Ilmiah (Populer):
a. Artikel
b. Feature
c. Kritik
d. Esai
e. Resensi
©
Jurnal Ilmiah
Jurnal dikatakan Jurnal
Ilmiah jika mempunyai fungsi sebagai berikut:
a.
Registration
Mempublikasikan klaim priotitas ilmu pengetahuan.
Hal yang diutamakan adalah membangun penulis dan kepemilikan ide.
b. Dissemination
Menyedikan akses yang mengkomunikasikan
penemuan kepada khalayak yang mencari informasi dan jurnal yang dimaksud.
c.
Certification
Memberikan keizinan, atau tanda persetujuan.
Hal tersebut memastikan kontrol kualitas jurnal melalui peer review.
d.
Archival
record
Menjaga catatan ilmu pengetahuan. Hal
ini bertujuan untuk menyiapkan sebuah sistem penyimpanan
permanen
untuk karya yang dipublikasikan sehingga mereka dapatdiakses
setiap saat di masa depan.
©
Laporan
Laporan adalah suatu bentuk penyampaian informasi, data, atau
berita baik secara lisan maupun tertulis. Didalam laporan terdapat kegiatan
pencatatan, pengumpulan, pemeriksaan, pengetikan dan pengolahan data.
Secara umum Laporan dapat diartikan sebagai bentuk
penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik
secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan
hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka. Dan salah satu
cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.
© Fungsi laporan adalah:
- Sebagai bahan
pertanggungjawaban
- Alat menyampaikan informasi
- Alat pengawasan
- Bahan penilaian
- Bahan pengambilan keputusan
© Hal-Hal yang perlu diperhatikan
dalam membuat laporan:
- Harus jelas dan cermat
- Mengandung kebenaran dan
objektifitas
- Lengkap
- Tegas dan konsisten
- Langsung mengenai sasaran
- Disampaikan kepada orang dan
alamat tujuan yang tepat
- Disertai dengan saran-saran
- Tepat waktu
©
Jenis-Jenis
Laporan:
1.
Laporan berdasarkan waktu
a. Laporan berkala
Adalah
laporan yang dibuat secara periodik atau rutin dalam jangka waktu tertentu
(laporan harian, mingguan, bulanan, atau tahunan). Contoh: Laporan kehadiran karyawan
setiap bulan
b. Laporan Insidental
Adalah
laporan yang dibuat apabila diperlukan.
2.
Laporan berdasarkan bentuk
a. Laporan berbentuk surat
Adalah
laporan yang dibuat secara tertulis dalam surat, isinya antara satu sampai
empat halaman. Contoh: Laporan jumlah siswa yang keluar dari suatu sekolah
b. Laporan berbentuk naskah
Adalah
laporan yang disampaikan dalam bentuk naskah, baik naskah pendek maupun
panjang.
Contoh:
Laporan kegiatan kepanitiaan atau notulen rapat.
c. Laporan berbentuk memo
Adalah
laporan yang ditulis menggunakan memo. Umumnya isi laporan pendek, untuk
keperluan intern dan dilakukan antar pejabat/pimpinan.
3.
Laporan berdasarkan penyampaian
a. Laporan lisan
Adalah
laporan yang disampaikan secara langsung
b. Laporan tertulis
Adalah
seperti surat, naskah dan memo
c. Laporan visual
Adalah
laporan yang disampaikan melalui penglihatan. Contoh: disampaikan melalui media
presentasi (power point)
4.
Laporan berdasarkan sifat
a. Laporan biasa
Adalah
laporan yang isinya bersifat biasa dan tidak rahasia, sehingga jika laporan
terbaca orang lain tidak menimbulkan dampak negatif
b. Laporan penting
Adalah
laporan yang isinya bersifat penting dan rahasia, sehingga hanya orang tertentu
saja yang boleh mengetahuinya.
5.
Laporan berdasarkan isinya
a. Laporan informatif
Adalah
laporan yang isinya hanya berisi informasi saja
b. Laporan rekomendasi
Adalah
laporan yang isinya bersifat penilaian sekilas tanpa adanya pembahasan lebih
lanjut
c. Laporan analisa
Adalah
laporan yang isinya berupa hasil analisa secara mendalam
d. Laporan kelayakan
Adalah
laporan yang isinya berisi tentang hasil penentuan kelayakan atau pemilihan
mana yang terbaik
e. Laporan pertanggungjawaban
Adalah
laporan yang berisi pertanggungjawaban tugas seseorang atau kelompok kepada
atasan yang memberi tugas tersebut.
©
Langkah-langkah
membuat laporan:
- Menentukan masalah yang akan
dilaporkan
- Mengumpulkan bahan, data dan
fakta
- Mengklasifikasi data
- Mengevaluasi dan mengolah data
- Membuat kerangka laporan
©
Kerangka laporan terdiri dari:
- Pendahuluan
1.
Maksud dan tujuan penulisan laporan
2.
Masalah pokok yang dilaporkan
3.
Sistematika laporan
-
Batang Tubuh
1. Data dan fakta
pelaksanaan kegiatan
2. Kesesuaian
pelaksanaan dengan perencanaan
3. Masalah yang
terjadi
4. Pembahasan masalah
-
Penutup
1. Kesimpulan
2. Saran
© Daftar Pustaka