Minggu, 15 November 2015

KARANGAN ILMIAH BAB 8 SOFTSKILL

BAB 8
KARANGAN ILMIAH

©     Karangan Ilmiah
Karangan ilmiah biasa disebut dengan karya ilmiah, yaitu laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

©      Ciri-Ciri Karangan Ilmiah
a.       Menyajikan fakta obyektif secara sistematis
b.      Pernyataannya cermat, tepat, tulus, dan benar, serta tidak memuat terkaan
c.       Penulisnya tidak mengejar keuntungan pribadi
d.      Penyusunannya dilaksanakan secara sistematis, konseptual, dan prosedural
e.       Tidak memuat pandangan-pandangan tanpa dukungan fakta
f.       Tidak emotif menonjolkan perasaan
g.      Tidak bersifat argumentatif, tetapi kesimpulannya terbentuk atas dasar fakta
h.      Menggunakan ragam bahasa indonesia resmi

©      Jenis-Jenis Karangan Ilmiah:
a.       Laporan penelitian atau laporan praktikum
b.      Makalah seminar atau simposium
c.       Artikel jurnal
d.      Skripsi
e.       Makalah yang biasa dibuat oleh mahasiswa untuk presentasi di dalam kelas

©     Skripsi
Skripsi adalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata satu (S1), yaitu Sarjana dalam ilmu tertentu.
Secara umum, isinya hanya mendeskripsikan fenomena ilmu pengetahuan untuk menjawab pertanyaan: Apa itu? Apa unsur-unsurnya? Mengapa terjadi? Apa manfaatnya?
Contoh:
Misalnya akan membahas mengenai prestasi belajar siswa, maka pertanyaan yang dibahas adalah apakah prestasi belajar ? Apa unsur-unsur pembentuk prestasi belajar ?? mengapa prestasi belajar siswa bisa buruk ?? Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Umumnya, untuk skripsi, variabel penelitiannya 1 – 2. Jika berbentuk penelitian deskriptif kualitatif maka variabel yang diteliti biasanya satu. Sedangkan jika penelitiannya asosiatif, biasanya jumlah variabelnya 2 (1 independen dan 1 dependen).
©     Tesis
Kalimat tesis adalah rumusan singkat gagasan sentral sebuah karangan. Kalimat tesis merupkan ide sentral karangan yang disusun secara teknis.
Tesis adalah tulisan ilmiah untuk mendapatkan gelar akademik strata dua (S2), yaitu Master.

Ciri-Ciri tesis yang baik:
1.      Berisi gabungan rumusan topik dan tujuan
2.      Penekanan topik sebagai suatu pengungkapan pikiran
3.      Pembatasan dan ketepatan rumusan
4.      Berupa kalimat lengkap terdapat subjek dan predikat
5.      Menggunakan kata khusus dan denotatif
6.      Berupa pernyataan positif
7.      Dapat mengarahkan, mengembangkan, dan mengendalikan penulisan
8.      Dapat diukur dan dibuktikan kebenarannya
Contoh:
·         Topik   : Komputerisasi manajemen perpustakaan
·         Tujuan : Membuktikan bahwa komputerisasi manajemen perpustakaan dapat meningkatkan kualitas layanan.
·         Tesis    : Penggunaan komputer yang dilengkapi dengan softwer yang tepat dapat meningkatkan kualitas manajemen perpustakaan sehingga pelayanan kepada anggota dapat ditingkatkan.

©     Disertasi
Disertasi adalah tulisan ilmiah untuk mendapat gelar akademik strata tiga (S3), yaitu Doktor.
Disertasi berupaya menciptakan suatu teori baru dengan menguji hipotesis yang disusun berdasarkan teori yang sudah ada.
Contoh:
Misal berdasarkan teori-teori kinerja SDM yang ada, mahasiswa merumuskan hipotesis untuk menciptakan teori baru ilmu MSDM ini.
©     Karangan Semi Ilmiah (Populer)
Karangan Semi Ilmiah (Populer) adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan yang ditulis dengan bahasa konkret dan formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya.
Karangan Semi Ilmiah (Populer) adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu penulisan dan penulisannya tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis.

©      Jenis-Jenis Karanga Semi Ilmiah (Populer):
a.       Artikel
b.      Feature
c.       Kritik
d.      Esai
e.       Resensi

©     Jurnal Ilmiah
Jurnal dikatakan Jurnal Ilmiah jika mempunyai fungsi sebagai berikut:
a.      Registration
Mempublikasikan klaim priotitas ilmu pengetahuan. Hal yang diutamakan adalah membangun penulis dan kepemilikan ide.
b.      Dissemination
Menyedikan akses yang mengkomunikasikan penemuan kepada khalayak yang mencari informasi dan jurnal yang dimaksud.
c.       Certification
Memberikan keizinan, atau tanda persetujuan. Hal tersebut memastikan kontrol kualitas jurnal melalui peer review.
d.      Archival record
Menjaga catatan ilmu pengetahuan. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan sebuah sistem penyimpanan permanen untuk karya yang dipublikasikan sehingga mereka dapatdiakses setiap saat di masa depan.

©     Laporan
Laporan adalah suatu bentuk penyampaian informasi, data, atau berita baik secara lisan maupun tertulis. Didalam laporan terdapat kegiatan pencatatan, pengumpulan, pemeriksaan, pengetikan dan pengolahan data.
Secara umum Laporan dapat diartikan sebagai bentuk penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka. Dan salah satu cara pelaksanaan komunikasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya.
©      Fungsi laporan adalah:
  1. Sebagai bahan pertanggungjawaban
  2. Alat menyampaikan informasi
  3. Alat pengawasan
  4. Bahan penilaian
  5. Bahan pengambilan keputusan

©      Hal-Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat laporan:
  1. Harus jelas dan cermat
  2. Mengandung kebenaran dan objektifitas
  3. Lengkap
  4. Tegas dan konsisten
  5. Langsung mengenai sasaran
  6. Disampaikan kepada orang dan alamat tujuan yang tepat
  7. Disertai dengan saran-saran
  8. Tepat waktu

©      Jenis-Jenis Laporan:

1.      Laporan berdasarkan waktu
a.      Laporan berkala
Adalah laporan yang dibuat secara periodik atau rutin dalam jangka waktu tertentu (laporan harian, mingguan, bulanan, atau tahunan). Contoh: Laporan kehadiran karyawan setiap bulan
b.      Laporan Insidental
Adalah laporan yang dibuat apabila diperlukan.

2.      Laporan berdasarkan bentuk
a.      Laporan berbentuk surat
Adalah laporan yang dibuat secara tertulis dalam surat, isinya antara satu sampai empat halaman. Contoh: Laporan jumlah siswa yang keluar dari suatu sekolah
b.      Laporan berbentuk naskah
Adalah laporan yang disampaikan dalam bentuk naskah, baik naskah pendek maupun panjang.
Contoh: Laporan kegiatan kepanitiaan atau notulen rapat.
c.       Laporan berbentuk memo
Adalah laporan yang ditulis menggunakan memo. Umumnya isi laporan pendek, untuk keperluan intern dan dilakukan antar pejabat/pimpinan.

3.      Laporan berdasarkan penyampaian
a.      Laporan lisan
Adalah laporan yang disampaikan secara langsung
b.      Laporan tertulis
Adalah seperti surat, naskah dan memo
c.       Laporan visual
Adalah laporan yang disampaikan melalui penglihatan. Contoh: disampaikan melalui media presentasi (power point)

4.      Laporan berdasarkan sifat
a.      Laporan biasa
Adalah laporan yang isinya bersifat biasa dan tidak rahasia, sehingga jika laporan terbaca orang lain tidak menimbulkan dampak negatif
b.      Laporan penting
Adalah laporan yang isinya bersifat penting dan rahasia, sehingga hanya orang tertentu saja yang boleh mengetahuinya.

5.      Laporan berdasarkan isinya
a.      Laporan informatif
Adalah laporan yang isinya hanya berisi informasi saja
b.      Laporan rekomendasi
Adalah laporan yang isinya bersifat penilaian sekilas tanpa adanya pembahasan lebih lanjut
c.       Laporan analisa
Adalah laporan yang isinya berupa hasil analisa secara mendalam
d.      Laporan kelayakan
Adalah laporan yang isinya berisi tentang hasil penentuan kelayakan atau pemilihan mana yang terbaik
e.       Laporan pertanggungjawaban
Adalah laporan yang berisi pertanggungjawaban tugas seseorang atau kelompok kepada atasan yang memberi tugas tersebut.

©      Langkah-langkah membuat laporan:
  1. Menentukan masalah yang akan dilaporkan
  2. Mengumpulkan bahan, data dan fakta
  3. Mengklasifikasi data
  4. Mengevaluasi dan mengolah data
  5. Membuat kerangka laporan

©      Kerangka laporan terdiri dari:

- Pendahuluan
1. Maksud dan tujuan penulisan laporan
2. Masalah pokok yang dilaporkan
3. Sistematika laporan
- Batang Tubuh
1. Data dan fakta pelaksanaan kegiatan
2. Kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan
3. Masalah yang terjadi
4. Pembahasan masalah
- Penutup
1. Kesimpulan
2. Saran 
©     Daftar Pustaka

PENYUSUNAN SINTESIS BAB 7 SOFTSKILL

BAB 7
PENYUSUNAN SINTESIS

©     Pengertian Sintesis

Pada dasarnya, sintesis adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003), Sintesis diartikan sebagai “Paduan berbagai pengertian atau hal sehingga merupakan kesatuan yang selaras atau penentuan hukum yang umum berdasarkan hukum yang khusus”.
Pengertian tersebut sejalan dengan pendapat Kattsoff (1986) yang menyatakan bahwa maksud sintesis yang utama adalah suatu pandangan dunia.

©       Cara Membuat Sintesis Tulisan

Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka. Syarat yang harus diperhatikan oleh penulis dalam membuat sintesis, di antaranya: (Utorodewo dkk, 2004: 97):
(1) penulis harus bersikap objektif dan kritis atas teks yang digunakannya,
(2) bersikap kritis atas sumber yang dibacanya,
(3) sudut pandang penulis harus tajam,
(4) penulis harus dapat mencari kaitan antara satu sumber dengan sumber lainnya, dan
(5) penulis harus menekankan pada bagian sumber yang diperlukannya 

©     Cara Membuat Tulisan Dari Bahan Bacaan Yang Beragam

        Sebuah keterampilan. Tidak semua orang mampu dengan cermat dan tepat membuat tulisan dari bahan bacaan yang dibacanya. menggariskan cara yang berbeda  dan kita dapat mengubah produk data anda untuk mengoptimalkan pengungkapan, Sering kali ini memerlukan produk informasi lebih dari yang kita sediakan. Masing-masing laporan berlaku untuk jumlah produk yang tercantum. 

©     Daftar Pustaka